Saturday, October 23, 2021

RAHASIA JURUS HARIMAU TAPAK SUCI MUHAMMADIYAH | Official Pencak Silat

RAHASIA JURUS HARIMAU TAPAK SUCI MUHAMMADIYAH | Official Pencak Silat

Jurus Harimau di Tapak Suci merupakan salah satu jurus mematikan yang menjadi salah satu andalan para Pesilat Tapak Suci, semua gerakan serangan, tangkisa hinga kincianya merupakan jurus mematikan lawan, bagi pesilat yang memiliki fisik kuat dan lincah Jurus Harimau ini sangat cocok untuk dipelajari dan diasah hingga pengguna benar-benar maksimal memperagakanya, Jurus Harimau ini diciptakan oleh Pendekar Besar Chusnan David pada tahun 1992.

official-pencaksilat
Chusan David


Pendekar Besar Chusnan David lahir di Surabaya pada tahun 1945. Sebelum masuk menjadi anggota Tapak Suci, beliau adalah anggota perguruan Silat Lembaga Seni dan Budaya Indonesia pada tahun 1965, yang kini lebih dikenal menjadi perguruan silat Perisai Putih. Pendekar Chusnan David juga pernah belajar di Perguruan SH Terate. Namun dengan alasan akidah beliau tidak melanjutkan bergabung dengan SH Terate. Selain belajar Silat, Pendekar Chusnan David juga pernah belajar Judo dan Jujitsu.

Baca juga :


TAPAK SUCI SURABAYA

Pada periode 1960-an Muhamaddiyah Surabaya membutuhkan Latihan Beladiri kemudian salah seorang yang mendapat kepercayaan untuk melatih Pemuda Muhammadiyah Surabaya Utara adalah Agus Tcik yang kemudian melakukan pembinaan dan latihan bela diri pada akhir tahun 1961, bertempat di Madrasah al Mufidah (Masjid Taqwa), Jl. Kampung Baru Nur Anwar Gang I (sekarang Jl. Kalimas Udik), Surabaya.  Namun pelatihan beladiri tersebut tidak dilanjutkan, karena Agus Tcik dipindah tugaskan ke Sulawesi. Dengan pindahnya Agus Tcik, segala kegiatan bela diri dalam lingkungan Pemuda Muhammadiyah Surabaya Utara terhenti.



TUNAS MELATI SURABAYA

Pada awal tahun 1963, Madrasah Al-Mufidah kedatangan seorang ustaz alumni dari Muallimin Yogyakarta yang juga merupakan seorang pelatih bela diri yaitu M. Yazid. yang kemudian mendirikan pelatihan beladiri atas ijin  K.H. Ainur Rofiq Mansyur, kemudian dibentuklah sebuah Organisasi Bela Diri Pemuda Muhammadiyah Surabaya Utara dengan nama TUNAS MELATI.

Wednesday, October 13, 2021

KHAROMAH GUS MAKSUM | Official Pencak Silat Indonesia

KHAROMAH GUS MAKSUM | Official Pencak Silat Indonesia

Kharomah Gus Maksum Jauhari guru besar PSNU Pagar Nusa - Dihimpun dari beberapa referensi yang ada, banyak saksi hidup mengatakan Gus Maksum telah dikenal sebagai santri jadog (santri sakti) karena memiliki kharomah sejak beliau kecil, pada usia muda Gus Maksum semakin populer karena aksi-aksi nyata dalam pemberantasan PKI dan antek-anteknya diKaresidenan Kediri. tak jarang pula aksi-aksi itu menjadi momen bersejarah bagi Pesantren Lirboyo, kalangan Nahdlatul Ulama dan Masyarakat hingga sekarang.

Gus Maksum - Official Pencak Silat
Gus Maksum

Meskipun lebih dikenang karena ke jadog kanya (kesaktian), berbading terbalik dengan keseharian Gus Maksum Jauhari sesungguhnya yang mana beliau lebih ramah, sopan dan lembut dalam setiap tidakan, hal ini dikarenakan beliau tumbuh dan dewasa dikalangan abdi dalem Pesantren Lirboyo menjadikan Gus Maksum memiliki karakter budi luhur dan pengayom serta taat dalam beragama. 

Hingga beliau wafat ditahun 2003 nama beliau selalu dikenang dikalangan Pensantren Lirboyo khsusunya para santri-santri Pagar Nusa dan GASMI.

Sebelum lanjut mari kita kirimkan Al fatihah kepada KH. Abdullah Maksum Jauhari dan keluaga besarnya.. Al fatihah..

Berikut beberapa Kharomah Gus Maksum Jauhari yang dihimpun dari sumber-sumber.

1. Keistimewaan sejak kecil

Keistimewaan-keistimewaan Gus Maksum sudah tampak sejak kecil.pada waktu itu Gus Maksum kecil mampu melompat melayang dari satu tiang ketiang yang lainnya di masjid Kanigoro, ia juga mampu berputar cepat diatas piring tanpa pecah laksana Gangsing, padahal waktu itu ia belum mahir ilmu silat.

Gus Maksum kecil juga pernah melempar seekor kuda seperti melempar sandal.padahal waktu itu bobot angkatan beliau tidak lebih dari 20 Kg.

Dimasa remaja Gus Maksum pernah membantu salah seorang keluarganya untuk memasang lembu bajakannya. ketika hendak memasang tiba-tiba lembu itu mengamuk dan dengan cepat dan kuat menerjang kearah dada Gus Maksum dengan reflex beliau menangkis dan berbalik menerkam, dan apa yang terjadi membuat semua orang yang melihatnya heran karena lembu itu terpelanting beberapa meter jauhnya, menanggapi kejadian tersebut Gus Maksum hanya berkata semua hanyalah kebetulan saja dan berkat pertolongan Allah SWT.


2. Rambut tidak mempan dipotong / Kiai Gondrong

Penampilan Gus Maksum dengan rambut gondrongnya bukan sekedar gaya atau hobi semata. Tetapi rambut gondrongnya itu merupakan sebuah ijazah yang didapat dari guru beliau yaitu Habib Baharun Mrican Kediri, hasil dari pengamalan itu sering terjadi keanehan keanehan terkait dengan rambut beliau ini, seperti rambut beliau bisa berdiri, bisa mengeluarkan api, serta tidak mempan dipotong.

Bukti daripada itu adalah, pada dekade 1970-an beliau pernah terjaring razia rambut panjang. Namun terjadi keanehan, setiap kali aparat menggunting rambutnya, rambut itu tidak terpotong bahkan setiap gunting yang tajam beradu dengan rambut beliau selalu mengeluarkan percikan api. Kejadian ini pernah dimuat di harian republika.


3. Menaklukan Jin

Berbicara tentang Gus Maksum orang awam biasanya akan langsung berasosiasi tentang jin, tapi apakah benar Gus Maksum memelihara jin seperti banyak diperbincangkan orang?

Anggapan ini tidaklah benar, yang benar Gus Maksum tidak pernah memelihara jin, tapi kalau beliau sering menaklukan jin yang mengganggu itu memang benar, Gus Maksum pernah menaklukan Patihnya jin namanya Jin Dempul ketika Gus Maksum menolong orang yang kesurupan, orang tersebut berhasil disembuhkan Gus Maksum setelah jin didalam tubuh orang itu berhasil ditaklukan.


4. Menghadapi Puluhan Orang Sendirian

Salah satu kisah yang menunjukan keberanian Gus Maksum adalah ketika beliau harus bentrok dengan orang-orang PKI di alun-alun. Gus Maksum yang waktu itu sangat muda usianya mampu mengalahkan mereka semua.

Dalam pertempuran itu Gus Maksum bukan hanya menggunakan olah kanuragan tapi juga dengan olah batinnya.

Peristiwa lain ketika Gus Maksum diundang menghadiri pertandingan silat di Kediri Timur, saat itu beliau bertarung melawan pendekar silat, jago duel dari berbagai macam aliran silat yang sudah berkumpul disitu. Karena telah memiliki bekal dan kemampuan yang terlatih sejak kecil Gus Maksum mengalahkan puluhan pesilat sendirian. Bahkan lawan terakhir berhasil dikalahkan dengan sangat mudah peristiwa ini terjadi saat usia beliau 16 Tahun.

Dan itulah peristiwa paling dramatik membuat para pendekar lainnya harus mengakui kemampuan Gus Maksum di dunia persilatan


5. Ban Bocor hanya Dengan Acungan Jari

Saat NU masih menjadi partai massa NU sering bentrok dengan massa LDII dulu bernama Darul Hadits waktu itu termasuk underbow dari GOLKAR, suatu ketika massa LDII/Golkar berkonvoi melewati jalan depan Pesantren Lirboyo, saat itu Gus Maksum sedang menerima tamu.

Ketika arak-arakan itu sampai depan ndalem Gus Maksum, beliau langsung keluar karena mendengar bising suara knalpot dan klakson kendaraan yang memekakan telinga. Melihat gelagat yang kurang baik ini secara reflek Gus Maksum mengacungkan jari telunjuknya kearah mereka.

Keajaiban pun terjadi dengan serta merta seluruh ban kendaraan yang mereka tumpangi bocor secara serentak, karena bannya bocor rombongan konvoi itu tidak bisa melanjutkan arak-arakan. Akhirnya terpaksa mereka pulang dengan mendorong kendaraannya masing-masing.


6. Tidak Mempan Senjata Tajam

Hal ini terbukti saat beliau melawan orang-orang PKI dahulu. Setiap Bacokan dan tebasan senjata tidak pernah bisa mengenai tubuh beliau, bahkan senjata lawan selalu berhenti jarak satu kilan dari tubuhnya. Kalaupun ada yang sampai mengenai tubuh beliau, senjata-senjata tak ada satupun yang melukai beliau.

Keistimewaan ini juga terbukti ketika beliau di undang pengajian di daerah Sragen Jawa Tengah pada tahun 1999. Waktu itu tanpa ada sebab yang jelas tiba-tiba ada orang yang menikamnya Untungnya Gus Maksum tidak terluka sedikitpun hanya pakaian yang dipakai robek kena tikaman, lalu pakaian itupun beliau simpan karena pemberian dari salah seorang sahabatnya.


7. Tidak Mempan di Santet

Kalau bicara santet, banyak sekali pengalaman yang beliau dapatkan,Hampir semua aliran ilmu santet di kenalnya,dan sudah tidak terhitung banyaknya dukun santet yang pernah dihadapi, sejak kecil Gus Maksum sudah terbiasa menghadapi berbagai macam-macam aliran ilmu santet. Beliau juga tidak segan-segan untuk menantang para dukun santet secara terang-terangan. Hal itu dilakukan karena santet menurut Gus Maksum termasuk kemungkaran yang harus dilawan.

Kekebalan Gus Maksum terhadap santet juga sudah pembawaan sejak lahir, karena beliau juga masih keturunan Kiai Hasan Besari (ponorogo). Menurut Gus Maksum sebagai muslim tidak perlu khawatir terhadap santet, karena santet hanya bisa dilakukan oleh orang-orang kufur atau murtad,yang penting seorang muslim haruslah selalu ingat kepada Allah dan bertawakal kepadaNya.

Diantara pengalaman Gus Maksum mengenai santet diantaranya dialaminya ketika menginap di desa Wilayu, Genteng, Banyuwangi, sekitar jam setengah dua malam,saat beliau hendak istirahat, tiba-tiba dari arah kegelapan muncul bola api sebesar telur terbang menuju kearah pahanya.Dengan santai Gus Maksum membiarkan bola api itu mendekatinya.Ketika bola api itu sampai ke paha, Beliau berkata ”Banyol tah (mau bercanda ya?) seketika itu juga bola api itu melesat pergi ditengah kegelapan malam.

Satu lagi kejadian yang pernah dialaminya, ketika bermalam didesa Kraton, Ranggeh saat Gus Maksum beristirahat, beliau di datangi kera jadi-jadian yang berusaha mencekiknya,tapi usaha itu dibiarkannya saja,setelah beberapa lama baru ditanya Gus Maksum “mau main-main ya? Langsung saja kera itu lari menghindar dari Gus Maksum.


8. Surat Sakti

Gus Maksum pernah kedatangan tamu dari semarang yang mengeluhkan kelakuan putranya yang suka mabuk-mabukan dan sering pergi ke lokalisasi, bahkan putranya sering mengancam akan membunuh orang tuanya. Karena sudah tak tahan melihat kelakuan putranya itu, ia pergi ke rumah Gus Maksum di Kediri, dengan harapan mendapat obat untuk mengobati perilaku anaknya. Tapi yang diharapkan tidak dipenuhi Gus Maksum. Beliau hanya membuatkan sepucuk surat untuk dibawa pulang agar dibacakan kepada anaknya.

Walaupun orang tua itu bingung karena obat yang di harapkannya tidak diberi, ia tetap melakukan apa yang diperintahkan Gus Maksum dengan menyampaikan surat itu kepada anaknya dan begitulah setelah surat itu dibacakan kepada anaknya, dalam waktu singkat kelakuan anaknya yang sebelumnya tidak bisa dikendalikan perlahan berubah. Singkatnya kelakuan anak itu tidak lagi nakal seperti dulu.


9. Penakluk Hewan Buas

Ada suatu kisah menceritakan, jika KH. Maksum Jauhari melewati hutan, semua hewan buas di hutan akan takluk dan patuh kepada beliau, seperti harimau, ular besar hingga serigala langsung menundukkan kepalanya, peristiwa tersebut sudah banyak dan biasa disaksikan sahabat-sahabatnya.


Friday, October 8, 2021

BIOGRAFI KI AGENG SOERODIWIRDJO PENDIRI SETIA HATI (SH) | Official Pencak Silat Indonesia

BIOGRAFI KI AGENG SOERODIWIRDJO PENDIRI SETIA HATI (SH) | Official Pencak Silat Indonesia

Official pencak silat
Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo

Biografi 

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo (Muhamad Masdan), lahir pada tahun 1876 di Surabaya (versi lain dari gresik) wafat pada tahun 1944 di Madiun, adalah putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau menikah dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil.

Pada usia 14 tahun (1890) beliau lulus SR sekarang Sekolah Dasar, kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 ikut seorang kontrolir belanda dimagang sebagai juru tulis. Ki Ageng Soerodiwirdjo pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan belajar ilmu pencak silat berbagai alairan seperti Cimande dan Cikalong.

Tahun 1893 beliau pindah ke Batavia (jakarta) sembari belajar pencak silat khas betawi seperti Betawian dan Kwitangan.

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu, kemudian pindah ke padang. sembari belajar kerohanian silek minangkabau dari gurunya Datuk Rajo Batuah. yang menurut beberapa sumber dasar kerohanian ini diajarkan dike SH an tingkat II. (baca disini).

Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke Banda Aceh, belajar keagaman dan pencak sialt dari beberapa tokoh diantaranya, Tengku Achamd mulia Ibrahim,  Gusti kenongo mangga tengah, Cik bedoyo.

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi.

Dunia persilatan

Pada tahun 1903 di Tambak Gringsing Surabaya, untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan kerohanian yang di beri nama Sedulur Tunggal Kecer (STK) dan olah fisik pencak bernama “Djoyo Gendelo Tjipto Muljo Langen Mardiharjo”.


Official pencak silat
Setia Hati

Pada tahun 1917 mendiang Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke Madiun, kecintaanya terhadap dunia persilatan membuat beliau mengabdikan hidup sepenuhnya didunia persilatan, setelah berdomisili di Madiun beliau mengubah nama Djoyo Gendelo Tjipto Muljo Langen Mardiharjo menjadi Setia Hati (SH).

Kata "Djoyo" memiliki arti kesombongan hal ini lah yang membuat nama Djoyo Gendelo Tjipto Muljo Langen Mardiharjo dan Sedulur Tunggal Kecer tidak boleh digunakan kembali. (sumber)

Seiring berkembanganya waktu Setia Hati (SH) berkembang menjadi beberapa perguruan yang tetap menginduk pada Setia Hati (SH), diantaranya :
Mendiang Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 November 1944 pada usia 68 tahun dan di makamkan di makam Winongo Madiun Jawa Timur.

Artikel ini ditulis dari beberapa referensi terkait dengan pencarian " Biografi Ki Ageng Soerodiwirdjo pendiri Setia Hati (SH)" diantaranya:
  • madiuntoday.id
  • musabab.com
  • kandangsh.blogspot.com
  • jaist.ac.jp
  • psht.or.id
  • setiahatiterate.org
Tag : 
Biografi Guru Besar PSHT , Biografi Guru Besar SH Winongo Tunas Muda, Setia Hati Panti, Setia Hati Organisasi, Pencipta senam dasar PSHT , Pencipta jurus belati PSHT , Pencipta jurus toya PSHT , Sejarah PSHT , Guru besar PSHT , Ketua umum PHT , Ki Angeng soerodiwirjo , pencak silat indonesia, SH , Teratai, Winongo , SHW

Thursday, October 7, 2021

BIOGRAFI KI HADJAR HARDJO OETOMO PENDIRI PSHT | Official Pencak Silat Indonesia

BIOGRAFI KI HADJAR HARDJO OETOMO PENDIRI PSHT | Official Pencak Silat Indonesia

Official pencak silat
Ki Hadjar Hardjo Oetomo 

Profile

Ki Hadjar Hardjo Oetomo lahir di Winongo, Kota Madiun, Jawa Timur, (1883 - wafat 13 April 1952 dimakamkan di TPU Desa Pilangbango, Kota Madiun, Jawa Timur).

Ki Hadjar Hardjo Oetomo dimasa muda sangat aktif terlibat diberbagai organisasi dari bidang politik dengan bergabung di Syarekat Islam (SI), SI merupakan salah satu organisasi politik yang memiliki jumlah masa yang sangat besar,  hingga akhirnya pada tahun 1921 oraganisasi politik ini mulai terpecah belah.  (sumber)

Sedangkan pada sektor ekonomi Ki Hadjar Hardjo Oetomo mendirikan perkumpulan Harta Djaja sebuah organisasi kemasyarakatan yang bergerak dibidang ekonomi atau disebut juga koperasi dijaman sekarang. 

Dibidang organisasi kemasyarakatan beliau mendirikan SH Pencak Sport Club (SH-PSC) di Desa Pilangbango Madiun pada 1922.  (sumber)

Riwayat Hidup

Ki Hadjar Hardjo Oetomo lahir di daerah Winongo, Kota Madiun pada tahun 1883. Masa kecilnya dihabiskan di daerah tersebut sampai remaja. Sebelum mendirikan SH PSC, Ki Hadjar Hardjo Oetomo magang sebagai guru di SD Banteng Madiun. kemudian bekerja di Leerling Reambate di SS (PJKA) Bondowoso, Panarukan dan Tapen. Pada tahun 1906, ia keluar dari PJKA dan bekerja menjadi Mantri Pasar Spoor Madiun di Mlilir dengan jabatan terakhir sebagai Ajudan Opsioner Pasar Mlilir, Dolopo, Uberan dan Pagotan (wilayah selatan Madiun) 1916, ia bekerja di pabrik gula Redjo Agung Madiun.

Beberapa referensi mencatat pada tahun 1917 Ki Hadjar Hardjo Oetomo bekerja di Madiun sebagai Hoof Komisaris. kemudia masuk menjadi anggota Setia Hati (SH) dan dikecer langsung oleh Ki Ngabei Soerodiwirjo guru besar Setia Hati (SH).

Pendiri Setia Hati Pemuda Sport Club (PSC)

Ditahun 1922 Ki Hadjar Hardjo Oetomo mendirikan SH Pencak Sport Club (SH-PSC) di Desa Pilangbango Madiun.  (sumber)

Baca juga :
Namun pada tahun 1925, ia ditangkap dan diasingkan oleh pemerintah Belanda dan dipenjara di Cipinang, kemudian dipindahkan ke Padang, Sumatra Barat selama 15 tahun. Setia Hati PSC dibubarkan oleh Kolonial Belanda karena terdapat unsur/nama "Pencak" yang terindikasi sebagai organisasi pemberontak.

Setelah pulang dari masa tahanan, ia mengaktifkan kembali SH Pencak Sport Club dan untuk menyesuaikan keadaan pada masa itu, kata "pencak" pada SH Pencak Sport Club diubah menjadi "pemuda" SH Pemuda Sport Club.

Perubahan SH PSC ke PSHT

Kurun waktu 15 tahun setelah diasingkanya Ki Hadjar Hardjo Oetomo di Padang Sumatra Barat dan dibarengi dengan dibubarkanya Setia Hati Pencak Sport Club (SH-PSC) oleh Kolonial Belanda, beliau kembali ke Madiun pada 1940-an, dan kembali mengaktifkan SH Pencak Sport Club namun dengan mengubah nama "pencak" menjadi "pemuda", yang kemudian dikenal waktu itu sebagai Setia Hati Pemuda Sport Club.

Dengan pergantian nama ini, Setia Hati Pemuda Sport Club (SH PSC) akhirnya dapat berkembang pesat di berbagai wilayah Madiun. kemudian ditahun 1942 salah satu murid Ki Hadjar Hardjo Oetomo angkatan pertama yang bernama Soeratno Sorengpati mengusulkan perubahan kembali nama Setia Hati Pemuda Sport Club (SH PSC) menjadi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).


Pada tahun 1948 beberapa tokoh penting Setia Hati Pemuda Sport Club (SH PSC) akhirnya mengadakan kongres pertama dikediaman Ki Hadjar Hardjo Oetomo di Pilangbango Madiun. untuk membahas keberlangsungan Setia Hati Pemuda Sport Club (SH PSC), pada musyawarah ini disepakati juga peresmian nama Setia Hati Pemuda Sport Club (SH PSC) menjadi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) perubahan ini berlaku hingga saat ini.

Setelah melalui proses yang cukup panjang akhirnya orgnaisasi pencak silat ini resmi berkembang dengan nama baru, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) pada tahun 1948. meski telah diusulkan diubah oleh Soeratno Sorengpati ditahun 1942 namun nama PSHT baru diresmikan ditahun 1948 hingga saat ini. (sumber)


Tag :
Biografi Guru Besar PSHT , Biografi Guru Besar SH Winongo Tunas Muda, Setia Hati Panti, Setia Hati Organisasi, Pencipta senam dasar PSHT , Pencipta jurus belati PSHT , Pencipta jurus toya PSHT , Sejarah PSHT , Guru besar PSHT , Ketua umum PHT , Ki Angeng soerodiwirjo , pencak silat indonesia, SH , Teratai, Winongo , SHW

Wednesday, October 6, 2021

BIOGRAFI RADEN TOTONG KIEMDARTO IKSPI | Official Pencak Silat indonesia

BIOGRAFI RADEN TOTONG KIEMDARTO IKSPI | Official Pencak Silat indonesia

Totong Kiemdarto
Raden Totong Kiemdarto 

Raden Totong Kiemdarto lahir di Madiun, 20 Oktober 1953 wafat pada 24 Desember 1997 adalah Guru Besar perguruan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti. Beliau merupakan tokoh utama dibalik berdirinya IKSPI Kera Sakti.

Beberapa sumber yang kami himpun tentang profile Guru Besar IKSPI Kera Sakti mencatat, Raden Totong Kiemdarto memulai kiprahnya didunia persilatan sudah sangat lama, sebelum beliau resmi mendirikan IKSPI pada tahun 1980, paduan jurus dan gaya aliran dari IKSPI menjadi saksi nyata keterampilan dan pengalaman beliau dalam dunia persilatan, corak kung fu yang melekat didalam jurus dan nama gerakan ini pun menjadi aspek penting bukti wawasan dari Raden Totong Kiemdarto.

RadenTotong Kiemdarto
RadenTotong Kiemdarto 


Baca juga :

Pesan Raden Totong Kiemdarto untuk pada warga IKSPI Kera Sakti - Wahai Anak-anakku, jagalah teguh Motto Perguruan IKS PI Kera Sakti. Aku titipkan IKS kepadamu dan kembangkanlah sampai akhir hayatmu. Ilmu IKS tidak akan hilang karena abadi sepanjang masa. Jangan salah gunakan ilmu untuk berbuat jahat dan jangan mengejek perguruan lainnya. Biarkanlah perguruan lain mengejek kita karena itu akan membuat IKS berkembang.


Tag :
IKSPI, RadenTotong Kiemdarto, Kera Sakti, Sejarah Kera Sakti, Guru besar Kera Sakti , IKSPI Kera Sakti, Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia Kera Sakti, Lambang Kera Sakti, Logo Kera Sakti
PROFILE PUSPA ARUMSARI PSHT | Official Pencak Silat Indonesia

PROFILE PUSPA ARUMSARI PSHT | Official Pencak Silat Indonesia

Puspa Arumsari kelahiran 03 November 1993, merupakan pesilat dari perguruan PSHT cabang DKI Jakarta, pesilat ini spesialis Jurus Tunggal Putri, memulai belajar dan berlatih pencak silat sejak kecil pada usia 10 tahun. Awalnya, perempuan yang akrab disapa Dara ini menggeluti dunia pencak silat demi pendidikan ekstrakulikuler. Ternyata bakat dan minatnya ada di olahraga satu ini.

Sehingga dia menekuni dan mencicipi sekolah SMP dan SMA Negeri khusus Olahraga di Ragunan, kemudian aktif di seni olahraga Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Sejak itu dia aktif mengikuti lomba dan ajang di kampus. Prestasinya membanggakan dari juara-ke juara kampus hingga pra PON. sederet prestasi diperoleh dalam berbagai kejuaraan bergengsi tingkat nasional maupun internasional, berikut prestai dari Puspa Arumsari.

Puspa arumsari PSHT
Puspa arumsari
MEDALI
  • Medali Emas, SEA Games 2019 ke-30, Manila, Filipina
  • Medali Perak, World Martial Arts Masterships 2019 - Chungju, Korea Selatan
  • Medali Emas, Asian Games 2018 Jakarta Palembang
  • Medali Emas, SEA Games ke-29, 2017 Kuala Lumpur, Malaysia
  • Medali Emas, Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2016, Bali
  • Medali Emas, PON XIX/2016 Jawa Barat
  • Medali Perak, PON XVIII/2012 Riau
Tag :
PSHT, Tokoh PSHT, Puspa Arumsari PSHT, Suwardi becak lawu, MMA PSHT, Teratai , Pesaudaraan Setia Hati Teratai, Madiun pencak silat, SH, Sejarah PSHT, Ketua PSHT.
PROFIL LENGKAP SUWARDI BECAK LAWU | Official Pencak Silat Indoensia

PROFIL LENGKAP SUWARDI BECAK LAWU | Official Pencak Silat Indoensia

Suwardi pria yang akrab dengan julukan Becak Lawu, Lahir di Magetan 25 Desember 1984 sukses meraih prestasi di berbagai ajang kejuaran pertarungan seni beladiri tingkat nasional, berbekal dengan ilmu beladiri pencak silat PSHT,  Brazilian jiujitsu, Boxing dan Muaythai.

Becak Lawu
Suwardi
KElUARGA
  • Istri : Rita
  • Anak : Jane Pranaharum, Kalani Shasikirana, Tristan Andra Raditya

KARIER
  • Pesilat di Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Magetan
  • Tukang Bakso, Madura
  • Kerja di Bengkel Motor, Bogor
  • Buruh Kebun Kelapa Sawit, Bogor
  • Atlet Brazilian Jiu-jitsu, Jakarta
  • Atlet, Synergy Asta, Bogor
  • Atlet Boxing, muaythai
  • TEAM, Asta Muaythai MMA Bogor BJJ, under SYNERGY MMA
MEDALI
  • Medali emas Synergy international championship 2007 Senayan
  • Medali emas INDONESIAN submision chalenge 2014 Bandung
  • Sabuk emas INDONESIAN submision championship 2014Jakarta
  • Medali perak di indonesian submision championship 2015 Jakarta
  • Draw di IBC UNLOCKED 2015 ,lawan lucky ,gracie Brazil

MMA
  • Kalah di debut pertama lawan stefer di XTREM CAGE CHAMPIONSHIP ,DI Jakarta ronde 2 by RNC ,2014
  • Menang di IBC MMA #2 lawan ifandi Saputra ,ronde 1 by armbar
  • Menang di ONE PRIDE MMA #1 lawan Tristiyan di ronde 1 by flying goilitine choke
  • Menang di ONE PRIDE MMA #2 Lawan Ridwan Cholid di ronde 2 by triangle choke
  • Menang di ONE PRIDE MMA #2 Lawan Brianata Rosadi di ronde 1 by triangle body lock + RNC
Tag :
PSHT, Suwardi becak lawu, MMA PSHT, Teratai , Pesaudaraan Setia Hati Teratai, Madiun pencak silat, SH, Sejarah PSHT, Ketua PSHT.
KETUA PSHT DARI MASA KE MASA | Official Pencak Silat Indonesia

KETUA PSHT DARI MASA KE MASA | Official Pencak Silat Indonesia

Merujuk pada sumber - pucuk kepemimpinan PSHT dari masa kemasa silih berganti seiring berjalanya waktu, setelah wafatnya Ketua Umum pertama yaitu Ki Hadjar Hardjo Oetomo pada 12 April 1952 kemudian perjuangan PSHT dilanjutkan oleh beberapa tokoh penting yang juga lahir dari PSHT itu sendiri, Berikut deretan nama-nama Ketua Umum PSHT Teratai dari masa kemasa.

Tokoh PSHT
Tokoh PSHT

  1. Ki Hadjar Hardjo Oetomo (1951 – 1953).
  2. Soetomo Mangkoedjojo (1953 – 1956) - (1966 – 1974).
  3. Mas Irsjad (1956 – 1958).
  4. Mas Santoso Kartoatmodjo (1958 – 1965).
  5. Mas Imam Koesoepangat (Pandhita Wesi Kuning) (1974)
  6. Badini (1977)
  7. Tarmidji Boedi Harsono (1977 – 1981) (2013). rujukan
  8. Richard Simorangkir (2014). rujukan
  9. Arief Soeryono (PLT)
  10. Dr. Ir. H. Muhammad Taufiq, S.H., M.Sc. (2016 – 2021).
Dari beberapa sumber yang kami kumpulkan tentang sejarah kepengurusan PSHT ada beberapa perbedaan pada masa jabatan, untuk referensi merujuk pada sumber terpercaya dilaman wikipedia dan website resmi psht.or.id.

PSHT merupakan perncak silat dengan catatan sejarah yang sangat fenomenal sudah 1 abad bediri tentu PSHT memiliki mobilitas organisasi dan kapasitas anggotanya mencapai ribuan yang telah disahkan menjadi warga. tak hayal jika pencak silat ini merupakan salah satu yang tebesar diindonesia.

Baca juga :
Referensi pasti tentang sumber artikel ini sepenuhnya adalah laman wikipedia dan website resmi organisasi PSHT, jika ada kekeliruan tentang catatan pada artikel ini, silahkan berikan masukan untuk diperbaiki.
Salam persaudaraan

Tag :
PSHT, Teratai , Pesaudaraan Setia Hati Teratai, Madiun pencak silat, SH, Sejarah PSHT, Ketua PSHT.

Tuesday, October 5, 2021

DAFTAR KETUA UMUM PSNU PAGAR NUSA DARI GUS MAKSUM HINGGA SEKARANG | Official Pencak Silat Indo

DAFTAR KETUA UMUM PSNU PAGAR NUSA DARI GUS MAKSUM HINGGA SEKARANG | Official Pencak Silat Indo

PSNU Pagar Nusa pencak silat yang berdiri di Pesantren Lirboyo-Kediri pada 03 Januari 1986, dengan jumlah anggota pesilat yang sudah mencapai ribuan dan tersebar diberbagai tingkat kabupaten/kota diseluruh provinsi diindonesia, dengan jumlah anggotanya yang sangat besar tentu silat ini telah berkembang pesat mengingat silat ini baru bediri sekitar 35 tahun, sejak artikel ini ditulis.

Selain membahas sejarah pencak silat pagar nusa, guru besar pagar nusa kali ini kita akan membahas deretan Ketua Umum PSNU Pagar Nusa dari masa ke masa.

Image dari Editorpansa
Ketum Pagar Nusa

Ketua Umum Pertama

KH. Abdullah Maksum Jauhari (Gus maksum) merupakan nama yang pertama kali muncul sebagai Ketua Umum PSNU Pagar Nusa pertama sekaligus menjadi Guru Besar Pagar Nusa, beliau merupakan sosok yang sangat berkarisma dan disegani dikalangan para pendekar Pagar Nusa diseluruh indonesia. keahlian beliau dibidang beladiri seringkali menjadi identitas tak tergantikan.. Baca selengkapnya tentang Gus Maksum.


Ketua Umum Ke dua

KH. Suharbillah - Pengasuh pesantren An Najiyyah menjadi tokoh kedua yang menjadi Ketua Umum PSNU Pagar Nusa meneruskan perjuangan Gus Maksum, selain nama Gus Maksum tentu beliau juga memiki peran yang sangat bersejarah berdirinya PSNU Pagar Nusa. bersama beliaulah Gus Maksum dan tokoh NU lainya melambungkan nama Pagar Nusa diseluruh penjuru negeri..  Baca selengkapnya tentang KH. Suharbillah.


Ketua Umum Ke tiga (2007-20012)

KH. Fuad Anwar, salah satu sosok ulama yang sangat berpengalaman dibidang administrasi dan pencak silat, nama beliau sangat dikenal dikalangan pesilat Pagar Nusa dan Nahdlatul ulama karena beliau sangat aktif dikeduanya, selain itu beliau juga merupakan kerabat dekat dari Guru Besar PSNU Pagra Nusa pertama yaitu Gus Maksum.. Baca selengkapnya tentang KH. Fuad Anwar.


Ketua Umum Ke empat (2012-2017)

KH. Aizzudin Abdurrahman sekaligus cucu dari pendiri Nahdlatul Ulama  menjadi nama ke empat yang terpilih sebagai Ketua Umum PSNU Pagar Nusa ke-empat pada priode 2007-2012, beliau terpilih saat kongres ke II yang berlangsung di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Paciran, Lamongan, Jawa Timur..  Baca selengkapnya tetang KH. Aizzudin Abdurrahman.


Ketua Umum Ke lima (2017-2021)

Muchamad Nabil Haroen, S.Sos.I, SP.d, M. Hum , menjadi nama yang saat ini menjadi penerus perjuangan Gus Aiz untuk mengomandoi PSNU Pagar Nusa, beliau terpilih menjadi Ketua Umum PSNU Pagra Nusa ke lima yang diadakan di Padepokan Pencak Silat Indoneisa TMII pada 2017 yang lalu, dibawah komando beliau PSNU Pagar Nusa menjadi salah satu kekuatn pencak silat elite diindoneisa karena peningkatan jumlah angota dan sistem-sistem administrasinya semakin berkembang..  Baca selengkapnya tentang Muchamad Nabil Haroen, S.Sos.I, SP.d, M. Hum.


Tag :
Pagar Nusa, Nahdlatul ulama, Ahlusunnah wal jamaah, PN, NU, Banser, GP Ansor, Fatayat, Muslimat, PBNU, Sejarah Pagar Nusa, Gus Maksum, Santri NU, Sejarah berdirinya pagar nusa, sejarah pagar nusa, GASMI LIRBOYO. KH. Suharbillah, KH. Fuad Anwar, KH. Aizzuddin Abdurrahman, Ketua Umum PSNU Pagar Nusa, Gus Nabil Haroen.
BIOGRAFI GUS MAKSUM JAUHARI GURU BESAR PAGAR NUSA | Official Pencak Silat Indonesia

BIOGRAFI GUS MAKSUM JAUHARI GURU BESAR PAGAR NUSA | Official Pencak Silat Indonesia

gus maksum
Gus Maksum

Biografi

Kh. Abdullah Maksum Jauhari yang akrab disapa Gus Maksum adalah tokoh penting NU dari Kota Kediri Jawa Timur yang berperan aktif dibidang dakwah Islam dan Pencak Silat, berikut profile dari Kh. Abdullah Maksum Jauhari (Gus Maksum) :
  • Nama : KH. Maksum Jauhari lebih akrab dipanggil Gus maksum
  • Tempat/Lahir : Kanigoro, Kras Kediri jawa Timur, 08 Agustus 1944 
  • Wafat : Kanigoro, Senin 21 Desember 2003
  • Putra paling bungsu dari Kyai Jauhari dan Nyai Aisyah
  • Cucu dari salah satu pendiri PP Lirboyo KH. Manaf Abdul Karim
  • Guru Besar PSNU Pagar Nusa
  • Menjadi salah satu Pengasuh Pesantren Lirboyo
  • Komandan uatama pemberantas PKI tahun 60-an
  • Ketua Umum pertama PSNU Pagar Nusa
  • Pendiri Pencak Silat GASMI (Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia)

Sanad pendidikan

  • Masuk Sekolah Dasar Kanigoro pada tahun 1957
  • Madrasah Tsanawiyah (MTS) lirboyo namun tidak sampai tamat
  • Selebihnya beliau habiskan belajar mendalami ilmu agama di Pesantren Lirboyo dan melalangbuana diberbagai wilayah Jawa dan luar Jawa untuk mendalami kanuragan dan pencak silat.

Guru-guru Gus Maksum

KH. Maksum Jauhari menuntut ilmu dengan mengaji dan sekolah selain itu juga belajar ilmu kanuragan dan pencak silat ke banyak wilayah dengan mendatangi para ahli yang menjadi kebutuhannya, di antara lain:
  1. KH. Jamaludin Batokan (Kediri)
  2. KH. Jufri, Mbah Jipang (Kediri)
  3. Kiai Muhammad Batokan (Kediri)
  4. Ahmad Fathoni (Pendekar dari Rengas Dengklok, Karawang, Jawa Barat) ahli ilmu pencak aliran Cikaret dan Cikalong
  5. KH. Kasidak (Kediri - Blitar)
  6. Haji Munawar, Jabang, Kediri
  7. Haji Muhajir, Mondo, Kediri
  8. Haji Zaenal, Kediri
  9. KH. Mansur, Kali Pucung, Blitar
  10. KH. Ahmad, Kemuning, Kediri
  11. KH. Ibrahim, Banjar Melati, Kediri
  12. Habib Jufri, Mrican, Kediri
  13. Habib Baharun, Mrican, Kediri
  14. KH. Mahrus Ali (Lirboyo, Kediri)
  15. KH. Ya'kub (Lirboyo, Kediri)
  16. KH. Ilyas (Buntet, Cirebon)
  17. Kiai Busro (Buntet, Cirebon)

Gus Maksum kecil

KH. Abdullah Maksum Jauhari (Gus Maksum) lahir dan dibesarkan di Abdi Dalem lingkungan Pesantren Lirboyo menjadikan beliau memiliki karakter yang taat beragama, taat kepada kedua orang tua dan kepada guru-gurunya. Karakter inilah yang membuat mendiang Gus Maksum sangat berkarisma dikalangan santri-santri Lirboyo.

Tercatat diberbagai sumber, Gus Maksum diwaktu kecil telah memiliki tanda-tanda Kharomah yang fenomenal, tidak hanya memiliki kepandaian dalam belajar ilmu agama saja namun Gus Maksum kecil sudah memiliki keahlian-keahlian diluar nalar, seperti  melompat melayang dari satu tiang ketiang yang lainnya di masjid Kanigoro, berputar cepat diatas piring tanpa pecah bagaikan Gangsing, padahal waktu itu Gus Maksum kecil masih belum mahir ilmu kanuragan maupun silat. Selengkapnya tentang Kharomah Gus Maksum bisa dibaca pada tautan link dibawha ini,
  • Beberapa catatan bersejarah Kharomah Gus Maksum diwaktu kecil

Gus Maksum Muda

Ketika masuk diusia belasan tahun Gus Maksum mulai memperdalam ilmu agama ke berbagai wilayah dijawa dan luar jawa, dalam beberapa kali perjalanan ini Gus Maksum muda sembari memperdalam ilmu kanuragan dan ilmu beladiri dengan guru-guru pembimbing terbaik dimasing-masing bidang. 

Setelah kembalinya beliau dari perantauan, Gus Maksum muda mengabdikan diri dan menetap di Pesantren Lirboyo untuk mewariskan keahlianya dibidang ilmu agama, kanuragan dan pencak silat.

Dekade 1960-an menjadi momen bersejarah bagi Gus Maksum muda, yang mana pada saat itu terjadi puncak gelombang Intimidasi, Anarki dan Frontalisme dari anggota PKI dan antek-anteknya diwilayah Karesidenan Kediri, khususnya dipesantren-pesantren tak terkecuali Pesantren Lirboyo.

Mendengar berhembusnya informasi anggota PKI dan antek-anteknya telah menyiapkan lubang untuk melakukan pembantaian terhadap Kiyai dan Ulama abdi dalem Pesantren Lirboyo membuat jiwa muda Gus Maksum semakin murka dengan terang-terangan beliau menyatakan perang terhadap PKI dan antek-anteknya.

Tidak hanya sekali Gus Maksum melakukan kontak fisik dengan pemuda-pemuda LERKA besutan PKI, Atas ijin guru dan Allah SWT Gus Maksum mampu melawan belasan PKI, Lebih lengkap tentang momen-momen Gus Maksum melawan PKI bisa dibaca ditautan link dibawah ini.
  • Momen Gus Maksum memukul mundur puluhan Anggota PKI
  • Momen rabut Gus Maksum menyala 
Kemudian sebagai antisipasi serangan dari PKI dilingkungan Pesantren Lirboyo, pada tahun 1966 Gus Maksum mengadakan kegiatan latihan Pencak Silat bersama santri-santri di Lirboyo dan diberikan nama Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia (GASMI) tujuannya untuk bekal beladiri menjaga Kiyai dan Ulama.

Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia (GASMI) menjadi saksi sejarah yang menceritakan kepawaian Gus Maksum muda dalam ilmu beladiri, keahlian-keahlian beliau dibidang beladiri dituangkan dan wariskan didalam GASMI, Sejarah GASMI bisa dibaca pada tautan link dibawah ini
  • Sejarah berdirinya GASMI 
  • Momen Bersejarah GASMI vs LERKA PKI

Gus Maksum dan GASMI

Pada tahun 1965 menjadi puncak dari sejarah Gus Maksum di Karesidenan Kediri dan Lirboyo, peran beliau sangat krusial dalam menumpas anarkisme dan frontalisme anggota PKI dan antek-anteknya secara langsung, hal ini membuat nama beliau santer terdengar di berbagai kalangan pendekar dan Ulama NU hingga keberbagai wilayah Jawa dan luar Jawa.

Sebagai antisipasi serangan sisa-sia PKI dan antek-anteknya pada 11 Januari 1966 Gus Maksum mendirikan GASMI (gerakan aksi silat muslimin indonesia), beliau mengajarkan teknik beladiri yang telah dirangkup dan disempurnakan kepada para santri-santri di Pesantren Lirboyo Kediri Jawa Timur, sebagai sarana beladiri untuk menjaga Kiyai dan melawan anarkisme Anggota PKI.

Ilmu fisik dan kanuragan yang diajarkan oleh Gus Maksum kepada santri GASMI sangat khas dengan teknik-teknik praktis pamungkas yang mematikan. Fakta ini mulai terungkap pada momen-momen bersejarah pemberantasan PKI di Karesidenan Kediri dan Pesantren Lirboyo pada masa dekade 60-an.

Dibawah komando Gus Maksum, Pencak silat GASMI mulai menjelma menjadi salah satu pencak silat populer hingga tahun 80-an diberbagai kalangan bukan hanya di Pesantren Lirboyo saja namun populer di kalangan masyarakat Karesidenan Kediri.

Diusia yang semakin matang nama Gus Maksum semakin menjadi topik pembicaraan yang sangat populer diberbagai kalangan media nasional khususnya di oraganisasi Nahdlatul Ulama, banyak tokoh Ulama dan  Kiyai dari tubuh NU tertarik berkolaborasi dengan beliau dibidang bela diri, yang akhirnya mengandeng beliau untuk bersama-sama membentuk wadah Pencak Silat Nahdlatul Ulama

Pada 03 Januari beliau resmi menjadi Ketua Umum Pertama Pencak Silat NU Pagar Nusa sekaligus menjadi guru besar PSNU Pagar Nusa dan Pagar Nusa GASMI.

Gus Maksum dan PAGAR NUSA

Keahlian dibidang beladiri serta memiliki karisma luar biasa dikalangan para pendekar menggerakan hati Gus Maksum untuk menyatukan perguruan-perguruan dikalangan NU bersama beberapa tokoh lainya, kemudian terpilih menjadi Ketua Umum PSNU Pagar Nusa pertama sekaligus menjadi guru besar PSNU Pagar Nusa setelah dibentuk pada 03 januari 1986. 

Baca juga :

Tag :
Pagar Nusa, Nahdlatul ulama , Ahlusunnah wal jamaah , PN , NU , Banser , GP Ansor , Fatayat, Muslimat , PBNU , Sejarah Pagar Nusa , Gus Maksum , Santri NU, Sejarah berdirinya pagar nusa, sejarah pagar nusa, GASMI LIRBOYO
BIOGRAFI GUS NABIL KETUA UMUM PAGAR NUSA KE-5 | Official Pencak Silat Indonesia

BIOGRAFI GUS NABIL KETUA UMUM PAGAR NUSA KE-5 | Official Pencak Silat Indonesia

Dikutip dari pagar nusa.online berikut profil lengkap Gus Nabil Haroen ketua umum Pagar Nusa, terpilih sebagai Ketua Umum Pusat (PP) Pagar Nusa pada Kongres Pagar Nusa III yang diselenggarakan di Padepokan TMII (Taman Mini Indonesia Indah), Jakarta 2017. Beliau menjabat sebagai Ketua Umum Pusat Pagar Nusa periode 2017-2022.

Gus nabil haroen
Gus nabil haroen

Biografi Gus Nabil
Nama Lengkap : Muchamad Nabil Haroen, S.Sos.I, SP.d, M. Hum (Gus Nabil).
Tempat Tanggal Lahir : Temanggung, 25 Juli 1984
Alamat : Rejosari, RT 01 RW 03, Nagadirejo, Temanggung
Orang Tua : KH. Achmad Haroen Asrori dan Nyai Marchamah.

Setelah tamat pendidikan SMP Islam Ngadirejo, Gus Nabil melanjutkan pendidikannya di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Di Pesantren beliau mulai mengembangkan diri yang dari awal berbakat menulis. Berbagai bidang jurnalistik ditekuninya dari pertama di mulai dari menterjemahkan kitab Taisir al-Khallaq karya Sayyid Maliki, menjadi wartawan majalah, di Pesantren beliau sudah membangun majalah resmi terbitan Pondok Lirboyo MISYKAT (Media Informasi Santri dan Masyarakat).

Di mulai dari bakat dan ke ahliannya tersebut banyak sudah tulisan hasil karya Gus Nabil yang di muat dalam beberapa majalah terkenal, tabloid, khuttbah baik bentuk berita maupun video. bisa dikatakan Gus Nabil merupakan pondasi jurnalistik Pesantren Lirboyo.

Baca Juga :

Gus Nabil dan NU

Gus Nabil juga menjadi salah satu redaktur NU Online (2010-2012), beliau juga pernah menjadi Pimpinan Wilayah Lajnah Ta’lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (PW LTN NU) Jawa timur, Lembaga NU yang mengurusi dan menangani bidang jurnalistik di lingkungan NU.

Di mulai dari keprihatinan beliau juga mendirikan PCI NU (Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Taiwan. Yang sampai saat ini Gus Nabil sebagai Mustasyar PCI NU Taiwan yang beralamat Culture Mosque, No: 3, Lame 25, Sec. 1, Hsinhai Rd, Taipei.

Di Pagar Nusa beliau menjabat sebagai Ketua Umum Pusat (PP) Pagar Nusa 2017-2022, yang sebelumnya beliau juga sudah menjabat dalam kepengurusan Pusat pagar Nusa sebagai sekertaris sejak 2011.

Gus Nabil DPR RI

Sebelumnya Gus Nabil mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI 2019-2024 atas dawuh (permintaan) guru dan kiainya. Dengan Dapil pemilihan V wilayah, Solo, Sukoharjo, Boyolali dan Klaten. Berkat doa dan restu Kiai beliau terpilih menjadi Anggota DPR RI dan kemudian dilantik pada Selasa, 01 Oktober 2019.

Tag :
Pagar Nusa, Nahdlatul ulama, Ahlusunnah wal jamaah, PN, NU, Banser, GP Ansor, Fatayat, Muslimat, PBNU, Sejarah Pagar Nusa, Gus Maksum, Santri NU, Sejarah berdirinya pagar nusa, sejarah pagar nusa, GASMI LIRBOYO. KH. Suharbillah, KH. Fuad Anwar, KH. Aizzuddin Abdurrahman, Ketua Umum PSNU Pagar Nusa, Gus Nabil Haroen.
GUS AIZ (AIZZUDIN ABDURRAHMAN) KETUA UMUM PAGAR NUSA KE-4 | Official Pencak Silat Indonesia

GUS AIZ (AIZZUDIN ABDURRAHMAN) KETUA UMUM PAGAR NUSA KE-4 | Official Pencak Silat Indonesia

Dikutip dari pagarnusa.online  - KH. Aizzudin Abdurrahman juga cucu pendiri NU, Gus Aiz (sapaan akrab beliau) terpilih menjadi Ketua Umum Pagar Nusa pada Kongres II yang diselenggarakan Pimpinan Pusat Pagar Nusa di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Paciran, Lamongan, Jawa Timur. beliau terpilih sebagai Ketua Umum Pagar Nusa periode 2012-2017 pada 11 Juli 2012.

Aizzudin Abdurrahman
Aizzudin Abdurrahman

Biografi lengkap ketua umum PSNU Pagar Nusa ke-4
Nama Lengkap : KH. Aizzudin Abdurrahman
Tempat Tanggal Lahir : Jombang, 01 Mei 1979
Pendidikan :
  • SDN Manisrenggo Kediri
  • MTs N Kediri I
  • MAN 2 Kediri
  • MASS Tebuireng Jombang
  • Fakultas Hukum Universitas Indonesia
Pengalaman :
  • Kepala madrasah Diniyah PP Al Masruriyyah
  • Direktur PT Gizania Nusantara Mandiri
  • Direktur Utama PT Dignity Multimedia Kreasi
  • Konsultan PT Marya Mantika
Organisasi :
  • Pengasuh PP Al Masruriyyah Tebuireng Jombang
  • Sekertaris PP Al Mubarak Tambak Beras
  • Deklator FKM Jombang
  • Ketua FBMPP Jombang
  • Koordinator Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan DPN HKTI
  • Ketua DKN Garda Bangsa
  • Ketua Umum Koperasi Bangkit Usaha Mandiri
  • Wakil Sekertaris DPN HKTI
  • Ketua Umum PP Pagar Nusa NU (2012-2017)
  • Ketua Pengurus Besar nahdlatul Ulama (2017)
  • Koordinator Nasional Hari Santri 22 Oktober Resolusi Jihad NU (2015).

Baca Juga :
Tag :
Pagar Nusa, Nahdlatul ulama, Ahlusunnah wal jamaah, PN, NU, Banser, GP Ansor, Fatayat, Muslimat, PBNU, Sejarah Pagar Nusa, Gus Maksum, Santri NU, Sejarah berdirinya pagar nusa, sejarah pagar nusa, GASMI LIRBOYO. KH. Suharbillah, KH. Fuad Anwar, KH. Aizzuddin Abdurrahman, Ketua Umum PSNU Pagar Nusa.
BIOGRAFI KH. FUAD ANWAR KETUA UMUM PAGAR NUSA KE-3 | Official Pencak Silat Indonesia

BIOGRAFI KH. FUAD ANWAR KETUA UMUM PAGAR NUSA KE-3 | Official Pencak Silat Indonesia


Kh. Fuad Anwar
Kh. Fuad Anwar

Salah satu tokoh ulama dari kalangan NU jawa timur yang memiliki kekerabatan cukup dekat dengan Gus Maksum (KH. Maksum Jauhari pendiri Pagar Nusa) tercatat memiliki rekam jejak cukup luas diorganisasi Nadlatul Ulama dan bidang pencak silat khususnya di Pagar Nusa. pada Kongres I diselenggarakan di Asrama haji, Pondok Gede, Jakarta(21/07/2007) beliau terpilih sebagai ketua umum Pagar Nusa priode 2007-2012 melanjutkan perjuangan ketua umum pagar nusa sebelumnya KH. Suharbillah.

Biografi KH. Fuad Anwar Ketum Pagar Nusa (2007-2012)

Nama : KH. Drs. Fuad Anwar, M.Si
Jenis Kelamin : Laki-laki
Tempat, Tanggal Lahir : Kediri, 11 Desember 1958
Pendidikan :
  • Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, jawa Timur
  • IAIN Sunan Ampel Surabaya
  • Alumnus S2 Universitas Dr. Sutomo Surabaya 2003
Pengalaman Organisasi :
  • Sekertaris NU Jawa Timur 1992-1999
  • Sekertaris PKB Jawa Timur 1999-2001
  • Anggota FPKB 2004 – 2009
  • Anggota Dewan Syuro PKB Jawa Timur 2001
  • Ketua Pengurus Wilayah Lembaga Ta’mir masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU).
  • Ketua Umum Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa 2007-2012.

Selain menetapkan Kiai Fuad Anwar sebagai ketua umum Pagar Nusa pada Kongres I, Saat itu juga pemilihan Tim Formatur untuk membentuk kepengurusan terpilih enam yaitu H. Mohammad Soleh (Wilayah Kalimantan), Ridwan Hidayat (Wilayah Indonesia Bagian Timur), Dadang Mustofa Kamil (Wilayah Jawa), M. Gufron (Wilayah Sumatera dan Kiai Suharbillah (Sebagai Ketua Umum Demisioner) serta Andi Jamaro Dulung (Unsur PBNU).

Baca Juga :

Tag :
Pagar Nusa, Nahdlatul ulama, Ahlusunnah wal jamaah, PN, NU, Banser, GP Ansor, Fatayat, Muslimat, PBNU, Sejarah Pagar Nusa, Gus Maksum, Santri NU, Sejarah berdirinya pagar nusa, sejarah pagar nusa, GASMI LIRBOYO. KH. Suharbillah, KH. Fuad Anwar, Ketua Umum PSNU Pagar Nusa.









BIOGRAFI KH. SUHARBILLAH PAGAR NUSA | Official Pencak Silat Indonesia

BIOGRAFI KH. SUHARBILLAH PAGAR NUSA | Official Pencak Silat Indonesia

Ketua umum PSNU PAGAR NUSA
KH. Suharbillah

Biografi

KH. Suharbillah salah satu ulama muda NU yang berperan penting mendirikan PSNU Pagar Nusa pada 03 januari 1986, beliau lahir di Desa Prambon, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa timur pada tahun 1948 dan wafat pada 25 Agustus 2014 pukul 20.00 di Sedayu, Gresik, Jawa timur.

Baca juga :

Pendidikan

KH. Suharbillah lebih banyak menghabiskan jenjang pendidikan di pesantren beliau menimba ilmu di Pondok Pesantren Kedungulo, Kediri. Kemudian beliau ke surabaya untuk melanjutkan pendidikannya di IAIN. Setelah itu beliau kembali ke Pondok Kedungulo baru saja setahun beliau kembali ayahnya wafat, lalu KH. Suharbillah mengikuti jejak kakanya menjadi anggota KKO AL (Sekarang Marinir AL).

Pengasuh Ponpes An Najiyyah

Walalupun beliau kuliah di IAIN beliau tetap mengaji di pesantren, maka pada saat beliau menimba ilmu di IAIN beliau memilih untuk tetap nyantri di Pesantren Sidoresmo. Tidak kerasa beliau sudah 37 tahun menjadi santri di Pesantren yang didirikan oleh Sayid Ali Ashghar, putra Sayid Sulaiman Bethek, Mojoagung, Mojokerto. Bahkan sudah 35 tahun beliau dipercaya sebagai kepala di lingkungan Yayasan An Najiyyah.

Peran di PSNU Pagar Nusa

KH. Suharbillah menjabat sebagai ketua Pagar Nusa pusat priode kedua (2003-2007) setelah Gus Maksum Jauhari wafat. 

Jauh sebelum beliau menjadi ketua umum PSNU Pagar Nusa, jejak rekam KH. Suharbillah dipagar nusa tidak diragukan lagi, bersama-sama dengan koleganya yaitu Gus Maksum pada masa itu menjadi tokoh-tokoh penting terbentuknya PSNU Pagar Nusa yang saat ini menjadi salah satu perguruan pencak silat terbesar diindonesia dibawah naungan Nahdlatul Ulama.


Perjuangan dan sumbangsih beliau dibidang spiritual secara totalitas membawa perguruan PSNU Pagar Nusa menjadi organisasi perguruan pencak silat yang sangat disegani, perkebangannya hingga artikel ini ditulis pagar nusa sudah sangat pesat, tidak hanya dibentuk kepengurursan diseluruh tingkat kabupaten/kota diwilayah indonesia saja, PSNU Pagar Nusa kini memiliki beberapa cabang istimewa mancanegara.

Pesan moral  KH. Suharbillah

Dikutip dari (pagarnusa.online) Kiai yang bersentuhan langsung dengan bidang spiritual ini atau dalam bahasa Agama ilmu hikmah adalah sosok Guru Besar Pagar Nusa yang saat itu beliau menjadi pengajar di Pondok Pesantren Sidoresmo, Surabaya. Beliau dikenal sebagai Kiai dan Pendekar Pencak Silat, Menurut Beliau ” Pencak Silat agar lebih kuat harus dilengkapi dengan ilmu batin, doa, tirakat dan wirid”. Maraknya ilmu supranatural pada tahun 2004 yang menggelisahkan masyarakat pada umumnya dan kalangan ulama khsuusnya.

Bukan hanya penggunaanya didalam keagamaan dikhawatirkan untuk memamerkan keahlian supranatural dan menjadi akses negatif yang mencoreng mentalitas dan akidah ummat islam. Menurut beliau ,” Maraknya bisnis supranatural saat ini tidak terlepas dari budaya yang instan di masyarakat, ” Sekarang ini pada umumnya masyarakat ingin serba praktis dan instan, ingin mendapatkan kemampuan dan kekuatan, tapi tidak mau belajar dan bersusah payah,” ungkapnya.


Akhirnya munculah orang-orang yang mengaku mempunyai kekuatan gaib, tentu dengan imbalan uang, sehingga dapat mendadak sakti. Biasanya orang tersebut merubah namanya untuk menambah daya pikat masyarakat. Dan lebih parahnya ilmu yang mereka pelajari hanya sepotong-potong. Tentunya ini sangat berbahaya, Sebab dengan pengajaran yang singkat biasanya tidak dilengkapi dengan ilmu tauhid dan ahlaq.

Tag :
Pagar Nusa, Nahdlatul ulama , Ahlusunnah wal jamaah , PN , NU , Banser , GP Ansor , Fatayat, Muslimat , PBNU , Sejarah Pagar Nusa , Gus Maksum , Santri NU, Sejarah berdirinya pagar nusa, sejarah pagar nusa, GASMI LIRBOYO. KH. Suharbillah ,