Saturday, October 23, 2021

MISTERI SILEK MINANGKABAU YANG TAK PERNAH TERPECAHKAN | Official Pencak Silat Indonesia

MISTERI SILEK MINANGKABAU YANG TAK PERNAH TERPECAHKAN | Official Pencak Silat Indonesia

Mengungkap misteri perjalanan panjang sejarah Silek Minangkabau yang rumit dan penuh misteri karena diterima dari mulut ke mulut. salah satu dokumentasi yang tertulis dalam bentuk artikel pada laman Wikipedia menjabarkan, pernah mewawancari salah satu Guru Silek Minangkabau dalam wawancara tesebut  beliau sama sekali dia tidak mengetahui asal muasal silat Silek Minangkabau yang telah turun temurun dipelajari. Fakta ini diperkuat dengan tidak adanya bukti tertulis topologi valid yang mencatatkan sejarah tentang silat silek minagkabau.

official-pencaksilat
Silek Minangkabau


Fakta menarik dari Silek Minangkabau

Dalam wawancara beberapa Guru Silek Minangkabau ada seorang Tuo Silek dari Pauah Kota Padang hanya mengatakan, dahulu silat ini diwariskan dari seorang kusir bendi (andong) dari Limau Kapeh, Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat.

Beda lagi dengan Guru Silek Minangkabau Angku Budua seorang silek terkenal dari Sijunjung mengatakan bahwa silat ini dia peroleh dari Koto Anau, Kabupaten Solok. Daerah Koto Anau Bayang Banda Sapuluah di Kabupaten Pesisir Selatan, Pauah di Kota Padang atau Lintau.

Padang atau Lintau pada masa lalunya adalah daerah yang sangat penting di wilayah Minangkabau. daerah Solok misalnya adalah daerah utama pertahanan kerajaan Minangkabau menghadapi serangan musuh dari darat, sedangkan daerah Pesisir adalah daerah pertahanan menghadapi serangan utama musuh dari laut.

Hingga artikel ini diterbitkan oleh official-pencaksilat tidak banyak referensi atau sumber yang mampu menjabarkan secara pasti teka-teki asal muasal Silek Minangkabau.

Friday, October 22, 2021

SEJARAH BERIDIRI TAPAK SUCI MUHAMMADIYAH | Official Pencak SIlat Indonesia

SEJARAH BERIDIRI TAPAK SUCI MUHAMMADIYAH | Official Pencak SIlat Indonesia

Arus Tapak Suci, merupakan keilmuan pencak silat yang berdasarkan Al Islam, bersih dari syirik dan menyesatkan, dengan sikap mental dan gerak langkah yang merupakan tindak tanduk kesucian dan mengutamakan Iman dan Akhlak, serta berakar pada arus Banjaran-Kauman, yang yang belakang sekali dikembangkan dengan metodis dan dinamis.

Perguruan Tapak Suci, merupakan perguruan yang merupakan peleburan sekaligus kelanjutan dari tiga paguron yang pernah berada sebelumnya, yaitu: Kasegu, Seranoman, dan Kauman, berdasarkan Al Islam dan berjiwa nasihat KH. Ahmad Dahlan, membina pencak silat yang berwatak serta berkepribadian Indonesia, melestarikan adat bangsa yang luhur dan bermoral, serta mengabdikan perguruan untuk perjuangan agama, bangsa, dan negara.

Organisasi Tapak Suci berkiprah sebagai organisasi pencak silat, berinduk kepada Ikatan Pencak Silat Indonesia, dan dalam bidang dakwah pergerakan TAPAK SUCI merupakan pencetak kader Muhammadiyah.

Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah mempunyai kedudukan di Kauman, Yogyakarta, dan memiliki kantor perwakilan di ibukota negara.

Official-pencaksilat
Tapak Suci Muhammadiyah


Sejarah Tapak Suci Putra Muhammadiyah

Sebelum kelahiran Tapak Suci
Dimuali dari Kota Banjarnegara, Pada tahun 1872 seorang Kyai bernama KH. Syuhada melahirkan putra bernama Ibrahim, yang kemudian diusia dewasa Ibrahim menjadi buronan Belanda, Ibrahim berkelana hingga sampai ke Betawi, dan selanjutnya ke Tanah Suci.

Sekembalinya dari Tanah Suci Ibrahim menikah dengan puteri KH. Ali dan mendirikan Pondok Pesantren Binorong di Banjarnegara. karena masih menjadi buronan Belanda, kemudian Ibrahim mengubah nama menjadi KH.Busyro Syuhada sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Binorong.

Pondok Pesantren Binorong berkembang cukup pesat dan melahirkan tokoh-tokoh santri ternama seperti Achyat adik misan Ibrahim, M. Yasin (adik kandung), dan Soedirman salah satu tokoh Pahlawan Nasional.


Tahun 1921 dalam konferensi Pemuda Muhammadiyah di Yogyakarta, KH. Busyro bertemu pertama kali dengan dua kakak beradik A.Dimyati dan M.Wahib. Diawali dengan adu kaweruh antara M.Wahib dengan Achyat (kelak berganti nama menjadi H. Burhan), selanjutnya kedua kakak beradik ini mengangkat KH. Busyro sebagai Guru.

KH. Busyro Syuhada kemudian pindah dan menetap di Yogyakarta sehingga aliran Pencak Silat Banjaran, yang pada awalnya dikembangkan melalui Pondok Pesantren Binorong kemudian dikembangkan di Kauman, Yogyakarta. Atas restu Pendekar Besar KH. Busyro, A. Dimyati dan M.Wahib diizinkan untuk membuka perguruan dan menerima murid. Tahun 1925 dibukalah Perguruan Pencak Silat di Kauman, terkenal dengan nama Cikauman. Perguruan Cikauman, dipimpin langsung oleh Pendekar Besar M. Wahib dan Pendekar Besar A. Dimyati.

Tersebutlah M. Syamsuddin, murid Cikauman yang dinyatakan berhasil dan lulus, diizinkan untuk menerima murid dan mendirikan Perguruan Seranoman. Perguruan Seranoman berletak di kauman sebelah utara, melahirkan seorang Pendekar Muda M. Zahid yang mempunyai seorang murid andalan bernama Moh. Barrie Irsyad.

Pendekar Moh. Barrie Irsyad, sebagai murid angkatan ke-6 yang telah dinyatakan lulus dalam menjalani penggemblengan oleh Pendekar M. Zahid, M. Syamsuddin, M. Wahib dan A. Dimyati. Kemudian mendirikan Perguruan KASEGU. Kasegu, merupakan senjata khas yang berlafal Muhammad yang diciptakan oleh Pendekar Moh. Barrie Irsyad.

Wednesday, October 13, 2021

SEJARAH PENCAK DOR | Official Pencak Silat Indonesia

SEJARAH PENCAK DOR | Official Pencak Silat Indonesia

Pencak Dor merupakan salah satu jenis kegiatan olahraga tarung bebas yang pertama kali diadakan dilingkungan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri Jawa Timur. Hingga artikel ini diterbitkan Pencak Dor masih rutin diadakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan warisan budaya Bangsa Indoensia.

Salah satau seni seni beladiri yang menjadi sejarah panjang Pesnatren Lirboyo ini menjadi rutinitas santri diluar menimba ilmu agama, tradisi ini bertransformasi menjadi ajang silaturrahim para pendekar yang dikenal dengan sebutan Pencak Dor.


Sejarah Pencak dor | OFFICIAL PENCAK SILAT INDONESIA
Sumber tertera pada gambar

Dikutip dari Kompas.TV -  Gus Latif atau yang lebih akrab disapa Mbah Latif adalah salah satu tokoh penting yang menjadi saksi hidup perkembangan Pencak Dor dan Pagar Nnusa GASMI di lingkungan Pesantren Lirboyo, dalam wawancara tersebut Mbah Latif mengatakan,

Asal muasal Pencak Dor

Sebutan Pencak Dor mulai dikenal dikalangan santri dan masyarakat umum sejak awal 1960-an. dengan adanya kegiatan Pencak Dor menjadikan magnet kuat para santri dari berbagai penjuru negeri berbondong-bondong datang ke Lirboyo, bukan hanya kalangan satri saja bahkan dari kalangan umum pun juga tidak kalah besarnya, mulai dari masyarakat Karesidenan Kediri dan sekitarnya

Setiap Pencak Dor diadakan maka waktunya para jawara-jawara Karesidenan Kediri dan sekitarnya berkumpul, tidsk disitu saja para pendekar-pendekar dari berbagai alairan dan penjuru negeripun rela datang menghadiri Pencak Dor di Pesantren Lirboyo Kediri, disisi lain Pesantren Lirboyo ini dikenal sejak dulu merupakan tempat pengkaderan para Pesilat apa lagi masih ada nama besar Gus Maksum pada masa itu.

Arena Pencak Dor

Diarena yang hanya dibatasi bambu serta beralaskan kayu dan terpal acara Pencak Dor berlangsung sangat meriah. awal mula kegiatan ini dinamai oleh para pendekar Karesidenan Kediri dan sekitarnya sebagai kegiatan "Pencak Genjot/ Pencak Bebas" dan kemudian diubah menjadi "Pencak Dor" hingga saat ini. Ujar Mbah Latif

Kemudian tambah beliau " Jika ditandai dengan tabuhan alat musik dan Salawatan itu berarti Pencak Dor akan segera dimuali dan ribuan penonton memadati lapangan bergelora untuk mengantri hanya sekedar menonton hingga mengatri untuk mencoba naik diatas panggung bambu.

Prinsip Pencak Dor adalah " Diatas lawan dibawah kawan" prinsip ini tetap dijaga sebagai pondasi utama diadakannya Pencak Dor yang menjadi ajang memperat tali silaturrahim. bertarung brutal hanya berlaku di atas saja setelah turun tidak ada lagi yang nama nya dendam diatara petarung yang telah usai berduel.

Lantas apa yang diperoleh setelah para petarung berduel, bukan urusan menang kalah diatas bertarung hanya untuk menunjukan ikatan silaturrahim setelah bertarung para pendekar diberikan kupon oleh panitia yang nantinya akan ditukarkan dengan soto/rawon.

Karena cara tradisional ini merupakan cara efectif dalam meredam ketegangan antar petarung usai berduel. makan bersama sambil bercanda dan pulang menjadi teman akrab. itulah Pencak Dor.

Karena bagi para petarung Pencak Dor legitimasi bertarung adalah hal yang kedua yang paling utama adalah menjalin ikatan silaturrahim dan persahabatan antara siapapun mekipun belum pernah salaing kenal sebelumnya. tutup Mbah Latif

Tag :
Pencak Dor, Sejarah Pencak Dor , Pagar Nusa, GAMSI, Ggus Maksum, Mbah latif, Budaya Indonesia, Pencak Silat

Friday, October 8, 2021

BIOGRAFI KI AGENG SOERODIWIRDJO PENDIRI SETIA HATI (SH) | Official Pencak Silat Indonesia

BIOGRAFI KI AGENG SOERODIWIRDJO PENDIRI SETIA HATI (SH) | Official Pencak Silat Indonesia

Official pencak silat
Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo

Biografi 

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo (Muhamad Masdan), lahir pada tahun 1876 di Surabaya (versi lain dari gresik) wafat pada tahun 1944 di Madiun, adalah putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau menikah dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil.

Pada usia 14 tahun (1890) beliau lulus SR sekarang Sekolah Dasar, kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 ikut seorang kontrolir belanda dimagang sebagai juru tulis. Ki Ageng Soerodiwirdjo pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan belajar ilmu pencak silat berbagai alairan seperti Cimande dan Cikalong.

Tahun 1893 beliau pindah ke Batavia (jakarta) sembari belajar pencak silat khas betawi seperti Betawian dan Kwitangan.

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu, kemudian pindah ke padang. sembari belajar kerohanian silek minangkabau dari gurunya Datuk Rajo Batuah. yang menurut beberapa sumber dasar kerohanian ini diajarkan dike SH an tingkat II. (baca disini).

Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke Banda Aceh, belajar keagaman dan pencak sialt dari beberapa tokoh diantaranya, Tengku Achamd mulia Ibrahim,  Gusti kenongo mangga tengah, Cik bedoyo.

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi.

Dunia persilatan

Pada tahun 1903 di Tambak Gringsing Surabaya, untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan kerohanian yang di beri nama Sedulur Tunggal Kecer (STK) dan olah fisik pencak bernama “Djoyo Gendelo Tjipto Muljo Langen Mardiharjo”.


Official pencak silat
Setia Hati

Pada tahun 1917 mendiang Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke Madiun, kecintaanya terhadap dunia persilatan membuat beliau mengabdikan hidup sepenuhnya didunia persilatan, setelah berdomisili di Madiun beliau mengubah nama Djoyo Gendelo Tjipto Muljo Langen Mardiharjo menjadi Setia Hati (SH).

Kata "Djoyo" memiliki arti kesombongan hal ini lah yang membuat nama Djoyo Gendelo Tjipto Muljo Langen Mardiharjo dan Sedulur Tunggal Kecer tidak boleh digunakan kembali. (sumber)

Seiring berkembanganya waktu Setia Hati (SH) berkembang menjadi beberapa perguruan yang tetap menginduk pada Setia Hati (SH), diantaranya :
Mendiang Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 November 1944 pada usia 68 tahun dan di makamkan di makam Winongo Madiun Jawa Timur.

Artikel ini ditulis dari beberapa referensi terkait dengan pencarian " Biografi Ki Ageng Soerodiwirdjo pendiri Setia Hati (SH)" diantaranya:
  • madiuntoday.id
  • musabab.com
  • kandangsh.blogspot.com
  • jaist.ac.jp
  • psht.or.id
  • setiahatiterate.org
Tag : 
Biografi Guru Besar PSHT , Biografi Guru Besar SH Winongo Tunas Muda, Setia Hati Panti, Setia Hati Organisasi, Pencipta senam dasar PSHT , Pencipta jurus belati PSHT , Pencipta jurus toya PSHT , Sejarah PSHT , Guru besar PSHT , Ketua umum PHT , Ki Angeng soerodiwirjo , pencak silat indonesia, SH , Teratai, Winongo , SHW

Thursday, October 7, 2021

BIOGRAFI KI HADJAR HARDJO OETOMO PENDIRI PSHT | Official Pencak Silat Indonesia

BIOGRAFI KI HADJAR HARDJO OETOMO PENDIRI PSHT | Official Pencak Silat Indonesia

Official pencak silat
Ki Hadjar Hardjo Oetomo 

Profile

Ki Hadjar Hardjo Oetomo lahir di Winongo, Kota Madiun, Jawa Timur, (1883 - wafat 13 April 1952 dimakamkan di TPU Desa Pilangbango, Kota Madiun, Jawa Timur).

Ki Hadjar Hardjo Oetomo dimasa muda sangat aktif terlibat diberbagai organisasi dari bidang politik dengan bergabung di Syarekat Islam (SI), SI merupakan salah satu organisasi politik yang memiliki jumlah masa yang sangat besar,  hingga akhirnya pada tahun 1921 oraganisasi politik ini mulai terpecah belah.  (sumber)

Sedangkan pada sektor ekonomi Ki Hadjar Hardjo Oetomo mendirikan perkumpulan Harta Djaja sebuah organisasi kemasyarakatan yang bergerak dibidang ekonomi atau disebut juga koperasi dijaman sekarang. 

Dibidang organisasi kemasyarakatan beliau mendirikan SH Pencak Sport Club (SH-PSC) di Desa Pilangbango Madiun pada 1922.  (sumber)

Riwayat Hidup

Ki Hadjar Hardjo Oetomo lahir di daerah Winongo, Kota Madiun pada tahun 1883. Masa kecilnya dihabiskan di daerah tersebut sampai remaja. Sebelum mendirikan SH PSC, Ki Hadjar Hardjo Oetomo magang sebagai guru di SD Banteng Madiun. kemudian bekerja di Leerling Reambate di SS (PJKA) Bondowoso, Panarukan dan Tapen. Pada tahun 1906, ia keluar dari PJKA dan bekerja menjadi Mantri Pasar Spoor Madiun di Mlilir dengan jabatan terakhir sebagai Ajudan Opsioner Pasar Mlilir, Dolopo, Uberan dan Pagotan (wilayah selatan Madiun) 1916, ia bekerja di pabrik gula Redjo Agung Madiun.

Beberapa referensi mencatat pada tahun 1917 Ki Hadjar Hardjo Oetomo bekerja di Madiun sebagai Hoof Komisaris. kemudia masuk menjadi anggota Setia Hati (SH) dan dikecer langsung oleh Ki Ngabei Soerodiwirjo guru besar Setia Hati (SH).

Pendiri Setia Hati Pemuda Sport Club (PSC)

Ditahun 1922 Ki Hadjar Hardjo Oetomo mendirikan SH Pencak Sport Club (SH-PSC) di Desa Pilangbango Madiun.  (sumber)

Baca juga :
Namun pada tahun 1925, ia ditangkap dan diasingkan oleh pemerintah Belanda dan dipenjara di Cipinang, kemudian dipindahkan ke Padang, Sumatra Barat selama 15 tahun. Setia Hati PSC dibubarkan oleh Kolonial Belanda karena terdapat unsur/nama "Pencak" yang terindikasi sebagai organisasi pemberontak.

Setelah pulang dari masa tahanan, ia mengaktifkan kembali SH Pencak Sport Club dan untuk menyesuaikan keadaan pada masa itu, kata "pencak" pada SH Pencak Sport Club diubah menjadi "pemuda" SH Pemuda Sport Club.

Perubahan SH PSC ke PSHT

Kurun waktu 15 tahun setelah diasingkanya Ki Hadjar Hardjo Oetomo di Padang Sumatra Barat dan dibarengi dengan dibubarkanya Setia Hati Pencak Sport Club (SH-PSC) oleh Kolonial Belanda, beliau kembali ke Madiun pada 1940-an, dan kembali mengaktifkan SH Pencak Sport Club namun dengan mengubah nama "pencak" menjadi "pemuda", yang kemudian dikenal waktu itu sebagai Setia Hati Pemuda Sport Club.

Dengan pergantian nama ini, Setia Hati Pemuda Sport Club (SH PSC) akhirnya dapat berkembang pesat di berbagai wilayah Madiun. kemudian ditahun 1942 salah satu murid Ki Hadjar Hardjo Oetomo angkatan pertama yang bernama Soeratno Sorengpati mengusulkan perubahan kembali nama Setia Hati Pemuda Sport Club (SH PSC) menjadi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).


Pada tahun 1948 beberapa tokoh penting Setia Hati Pemuda Sport Club (SH PSC) akhirnya mengadakan kongres pertama dikediaman Ki Hadjar Hardjo Oetomo di Pilangbango Madiun. untuk membahas keberlangsungan Setia Hati Pemuda Sport Club (SH PSC), pada musyawarah ini disepakati juga peresmian nama Setia Hati Pemuda Sport Club (SH PSC) menjadi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) perubahan ini berlaku hingga saat ini.

Setelah melalui proses yang cukup panjang akhirnya orgnaisasi pencak silat ini resmi berkembang dengan nama baru, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) pada tahun 1948. meski telah diusulkan diubah oleh Soeratno Sorengpati ditahun 1942 namun nama PSHT baru diresmikan ditahun 1948 hingga saat ini. (sumber)


Tag :
Biografi Guru Besar PSHT , Biografi Guru Besar SH Winongo Tunas Muda, Setia Hati Panti, Setia Hati Organisasi, Pencipta senam dasar PSHT , Pencipta jurus belati PSHT , Pencipta jurus toya PSHT , Sejarah PSHT , Guru besar PSHT , Ketua umum PHT , Ki Angeng soerodiwirjo , pencak silat indonesia, SH , Teratai, Winongo , SHW

Wednesday, October 6, 2021

KETUA PSHT DARI MASA KE MASA | Official Pencak Silat Indonesia

KETUA PSHT DARI MASA KE MASA | Official Pencak Silat Indonesia

Merujuk pada sumber - pucuk kepemimpinan PSHT dari masa kemasa silih berganti seiring berjalanya waktu, setelah wafatnya Ketua Umum pertama yaitu Ki Hadjar Hardjo Oetomo pada 12 April 1952 kemudian perjuangan PSHT dilanjutkan oleh beberapa tokoh penting yang juga lahir dari PSHT itu sendiri, Berikut deretan nama-nama Ketua Umum PSHT Teratai dari masa kemasa.

Tokoh PSHT
Tokoh PSHT

  1. Ki Hadjar Hardjo Oetomo (1951 – 1953).
  2. Soetomo Mangkoedjojo (1953 – 1956) - (1966 – 1974).
  3. Mas Irsjad (1956 – 1958).
  4. Mas Santoso Kartoatmodjo (1958 – 1965).
  5. Mas Imam Koesoepangat (Pandhita Wesi Kuning) (1974)
  6. Badini (1977)
  7. Tarmidji Boedi Harsono (1977 – 1981) (2013). rujukan
  8. Richard Simorangkir (2014). rujukan
  9. Arief Soeryono (PLT)
  10. Dr. Ir. H. Muhammad Taufiq, S.H., M.Sc. (2016 – 2021).
Dari beberapa sumber yang kami kumpulkan tentang sejarah kepengurusan PSHT ada beberapa perbedaan pada masa jabatan, untuk referensi merujuk pada sumber terpercaya dilaman wikipedia dan website resmi psht.or.id.

PSHT merupakan perncak silat dengan catatan sejarah yang sangat fenomenal sudah 1 abad bediri tentu PSHT memiliki mobilitas organisasi dan kapasitas anggotanya mencapai ribuan yang telah disahkan menjadi warga. tak hayal jika pencak silat ini merupakan salah satu yang tebesar diindonesia.

Baca juga :
Referensi pasti tentang sumber artikel ini sepenuhnya adalah laman wikipedia dan website resmi organisasi PSHT, jika ada kekeliruan tentang catatan pada artikel ini, silahkan berikan masukan untuk diperbaiki.
Salam persaudaraan

Tag :
PSHT, Teratai , Pesaudaraan Setia Hati Teratai, Madiun pencak silat, SH, Sejarah PSHT, Ketua PSHT.

Tuesday, October 5, 2021

DAFTAR KETUA UMUM PSNU PAGAR NUSA DARI GUS MAKSUM HINGGA SEKARANG | Official Pencak Silat Indo

DAFTAR KETUA UMUM PSNU PAGAR NUSA DARI GUS MAKSUM HINGGA SEKARANG | Official Pencak Silat Indo

PSNU Pagar Nusa pencak silat yang berdiri di Pesantren Lirboyo-Kediri pada 03 Januari 1986, dengan jumlah anggota pesilat yang sudah mencapai ribuan dan tersebar diberbagai tingkat kabupaten/kota diseluruh provinsi diindonesia, dengan jumlah anggotanya yang sangat besar tentu silat ini telah berkembang pesat mengingat silat ini baru bediri sekitar 35 tahun, sejak artikel ini ditulis.

Selain membahas sejarah pencak silat pagar nusa, guru besar pagar nusa kali ini kita akan membahas deretan Ketua Umum PSNU Pagar Nusa dari masa ke masa.

Image dari Editorpansa
Ketum Pagar Nusa

Ketua Umum Pertama

KH. Abdullah Maksum Jauhari (Gus maksum) merupakan nama yang pertama kali muncul sebagai Ketua Umum PSNU Pagar Nusa pertama sekaligus menjadi Guru Besar Pagar Nusa, beliau merupakan sosok yang sangat berkarisma dan disegani dikalangan para pendekar Pagar Nusa diseluruh indonesia. keahlian beliau dibidang beladiri seringkali menjadi identitas tak tergantikan.. Baca selengkapnya tentang Gus Maksum.


Ketua Umum Ke dua

KH. Suharbillah - Pengasuh pesantren An Najiyyah menjadi tokoh kedua yang menjadi Ketua Umum PSNU Pagar Nusa meneruskan perjuangan Gus Maksum, selain nama Gus Maksum tentu beliau juga memiki peran yang sangat bersejarah berdirinya PSNU Pagar Nusa. bersama beliaulah Gus Maksum dan tokoh NU lainya melambungkan nama Pagar Nusa diseluruh penjuru negeri..  Baca selengkapnya tentang KH. Suharbillah.


Ketua Umum Ke tiga (2007-20012)

KH. Fuad Anwar, salah satu sosok ulama yang sangat berpengalaman dibidang administrasi dan pencak silat, nama beliau sangat dikenal dikalangan pesilat Pagar Nusa dan Nahdlatul ulama karena beliau sangat aktif dikeduanya, selain itu beliau juga merupakan kerabat dekat dari Guru Besar PSNU Pagra Nusa pertama yaitu Gus Maksum.. Baca selengkapnya tentang KH. Fuad Anwar.


Ketua Umum Ke empat (2012-2017)

KH. Aizzudin Abdurrahman sekaligus cucu dari pendiri Nahdlatul Ulama  menjadi nama ke empat yang terpilih sebagai Ketua Umum PSNU Pagar Nusa ke-empat pada priode 2007-2012, beliau terpilih saat kongres ke II yang berlangsung di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Paciran, Lamongan, Jawa Timur..  Baca selengkapnya tetang KH. Aizzudin Abdurrahman.


Ketua Umum Ke lima (2017-2021)

Muchamad Nabil Haroen, S.Sos.I, SP.d, M. Hum , menjadi nama yang saat ini menjadi penerus perjuangan Gus Aiz untuk mengomandoi PSNU Pagar Nusa, beliau terpilih menjadi Ketua Umum PSNU Pagra Nusa ke lima yang diadakan di Padepokan Pencak Silat Indoneisa TMII pada 2017 yang lalu, dibawah komando beliau PSNU Pagar Nusa menjadi salah satu kekuatn pencak silat elite diindoneisa karena peningkatan jumlah angota dan sistem-sistem administrasinya semakin berkembang..  Baca selengkapnya tentang Muchamad Nabil Haroen, S.Sos.I, SP.d, M. Hum.


Tag :
Pagar Nusa, Nahdlatul ulama, Ahlusunnah wal jamaah, PN, NU, Banser, GP Ansor, Fatayat, Muslimat, PBNU, Sejarah Pagar Nusa, Gus Maksum, Santri NU, Sejarah berdirinya pagar nusa, sejarah pagar nusa, GASMI LIRBOYO. KH. Suharbillah, KH. Fuad Anwar, KH. Aizzuddin Abdurrahman, Ketua Umum PSNU Pagar Nusa, Gus Nabil Haroen.